Penantian Ibu…


Cemas
Dak…dik…duk
Jantung berdebar keras

Takut
Resah
Gelisah

“Kemana sich, sudah jam segini!”
Gumam berkali-kali
Tetap Menanti
Berharap cepat kembali

Yang ditunggu T’lah tiba
Pelukan
Sedikit kesal
Namun terasa lega
“Dari masa saja???”

Hanya teguran
Bukan main tangan
karena Cinta dan kasihnya
Tulus
Selalu ada
Tak pernah marah…

11 thoughts on “Penantian Ibu…

  1. Untukmu ibu cinta ini aku berikan.
    Dan suatu saat nanti akan terbagi dengan pujaan hati (Istri/Suami).
    bukan untuk kekasih (Pacar).

    Ijin Edit :😉

    Cemas
    Dak…dik…duk
    Jantung berdebar keras

    Takut
    Resah
    Gelisah

    “Bagaimana keadaannya!”
    Gumam berkali-kali
    Tetap Menanti
    Berharap kau menghubungi

    Aku akan selalu ada disini
    Karena Kasih dan sayangku
    Tulus dari hati

    Bukan dari lidah yang tau banyak rasa
    Tapi, dari hati yang hanya tau satu rasa
    Bahwa
    Aku menyayangimu bukan mencintaimu😥

  2. tulisan ini mengandung 2 makna : jika tulisan asli dari saya, maka saya yang gambarkan tentang keadaan ibu jika menunggu saya pulang malam, namun jika tulisan yang sudah anda edit maka adalah gambaran hati/ ungkapan ibu sendiri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s