IBU…


Image“Kini kau dewasa, ibumu telah pergi
Waktu yang berlalu seakan memanggil
Sudahkah kau curahkan kasih sayangmu
Apakah terbalas segala jasanya
Syurga itu di bawah tapak kakinya

Hanyalah anak-anak yang soleh
Bisa memberikan kasih sayangnya
Hanyalah anak-anak yang soleh
Bisa mendoakan hari akhiratmu”

(Raihan’s Song)

 

Cuplikan bait diatas adalah lirik sebuah lagu yang beberapa minggu ini aku dengarkan berulang-ulang tanpa bosan.

Entah mengapa aku merasa  menjadi seseorang yang kontra dengan alunan lagu ini.

Aku ulangi dan ku ulangi lagi hingga ku tak henti untuk memutarnya berkali-kali untuk menafsirkan lirik.

Begitu mnyentuh…

Begitu mengena…

Begitu membuatku sadar akan besarnya dosa…

Hingga tak terasa ku teteskan air mata…

Aku tahu ibu belum merasakan balasan kehangatan kasih sayang yang ibu berikan

Aku tahu bahwa aku tak bisa seikhlas ibu yang dengan mudahnya memberikan apa yang aku mau

Akupun juga tahu tak sering do’a ku panjatkan untuk ibu

Bu….

Maafkan aku yang tak sengaja membuat ibu meneteskan airmata karena perkataanku

Maafkan aku yang tak sengaja membuat ibu meneteskan arimata  karena perbuatanku

Maafkan aku yang tak sengaja membuat ibu meneteskan airmata karena tak sesuai harapan ibu

Aku kan mencoba membuat ibu menjadi bahagia selama aku mampu

Karena aku tak mampu kehilangan kasih sayang ibu

Kini dan nanti aku kan selalu mencintaimu sebelum kasih saying ibu pergi meninggalkanku

by : sri hartatik

2 thoughts on “IBU…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s