“STAIL Hidayatullah Surabaya kampusku”



  
            Sebuah cerita singkat warna-warni perjalanan perubahan hidup yang saya alami. Berawal dari pertemuan teman-teman dari sebuah sekolah tinggi yang belum terlalu familiar, kampus STAIL mereka menyebutnya. Ketika itu saya masih belum terlalu tertarik untuk bertanya lebih lanjut tentang apa-apa yang berkaitan dengan sekolah tinggi ini.

Teman-teman Mahasiswa dari Kampus ini terlihat aneh bagi saya, maklumlah saya terbilang anak yang bebas bergaul yang tak memandang laki-laki dan perempuan, yang belum tahu tentang arti Syariah Islam yang sebenarnya walaupun dari TK-SMP saya bersekolah di sekolah Islam.

Perkenalan kami bermula dari kegiatan Ekstrakurikuler bela diri yang ketika itu saya ikuti di sekolah, salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Surabaya yang letaknya tidak jauh dari kampus mereka sehingga mereka bisa ikut bergabung. Begitu tertutup, begitu santun dan lirih suara ketika berbicara walaupun mereka laki-laki, berpakaian kurang modis dan yang paling penting tidak mau membaur dengan teman-teman perempuan termasuk dengan saya. Hal ini bertolak belakang dengan sikap teman-teman yang lain diluar Mahasiswa STAIL termasuk saya sendiri. Kami (saya dan teman-teman dari SMK) terbilang orang-orang yang sangat rame, humoris dan slengekan baik terhadap teman sendiri, pelatih ataupun kepada teman-teman Mahasiswa STAIL.

Minggu demi minggu kami lalui dengan latihan bersama dan saya mulai terbiasa dengan sikap mereka , seperti sebelumnya saya masih menganggap mereka orang aneh . Namun ada satu moment yang membuat saya jadi terkesima. Suatu ketika kami berlatih untuk menghadapi komite kejuaraan nasional, kami mencoba berlatih serius walaupun slengekan . Kami berlatih dari pagi hingga malam, soal beribadah kami tidak pernah tinggalkan tapi soal waktu ibadah selalu tidak tepat waktu, yakni sebelum waktu batasan sholat berakhir, contoh ketika sholat ashar sekitar Pukul 14.45 kami kerjakan pukul 17.00, lain halnya bagi teman-teman Mahasiswa STAIL, ketika adzan berkumandang mereka berhenti dari aktivitas latihan, kemudian menanggalkan dogi (baju beladiri) kemudian berganti baju untuk siap2 sholat. Inilah yang membuat saya semakin penasaran dengan mereka dan ini adalah awal ketertarikan saya kepada STAIL. Belum pernah saya melihat pemadangan seperti ini, karena sebelumnya mereka hanya mengikuti latihan sesudah ashar dan sebelum maghrib. Namun sayang banyak pertanyaan yang ingin saya tanyakan kepada mereka tentang STAIL mereka sudah berhenti mengikuti ekstrakulikuler di sekolah.

Tahun 2007 saya lulus sekolah dan melanjutkan untuk bekerja, sebelumnya setelah lulus saya sudah masuk kuliah ke 2 kampus, tapi karena kondisi biaya yang tidak mencukupi saya memutuskan untuk berhenti kuliah. Akhirnya saya memutuskan untuk bekerja dulu sambil menabung untuk keperluan kuliah .

Singkat cerita pada tahun 2010 saya bertemu dengan kakak kelas waktu dulu di SMK yang juga ikut ekskul beladiri, kami temu kangen dan saling bercerita. Saya kaget ketika ia bercerita bahwa ia sedang kuliah di STAIL, kampus yang membuat saya menyimpan banyak pertanyaan. Tahun 2010 inilah saya memutuskan untuk masuk STAIL, walaupun awalnya saya masih bingung dan belum mendapat gambaran tentang jurusan yang saya pilih.

Sekilas tentang STAIL Hidayatullah Surabaya Kampusku tecinta, STAIL mempunnyai kepanjangan kata dari Sekolah Tinggi Agama Islam Lukman Al Hakim Hidayatullah yang beralamat di Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1, Mulyorejo, Surabaya 60112 Jawa Timur Indonesia. Berdiri tahun 1987 yang bergerak dalam bidang Pendidikan, Dakwah dan Sosial dan mempersiapkan para Da’i dan kiyai yang siap ditugaskan ke daerah-daerah terpencil untuk mengemban misi dakwah.

Disini terdapat dua jurusan, yakni :

  1. Jurusan Dakwah, Program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
  2. Jurusan Tarbiyah dengan Program Studi Kependidikan Islam (KI)

VISI    : “Menjadi Perguruan tinggi yang unggul dalam menghasilkan kader-leader dan profesional ”

MISI   :

  • Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang profesional, transparan, akuntabel • Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang mampu melahirkan sarjana yang kader, leader dan professional • Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang bermanfaat.

TUJUAN :

  • Mewujudkan cita-cita perjuangan gerakan Islam Hidayatullah, yaitu lahirnya kader-kader perjuangan yang berkompeten di bidangnya, memiliki loyalitas terhadap kepemimpinan Hidayatullah dan komitmen terhadap perjuangan membela Islam dan umatnya.

Kini saya sudah semakin mengerti tentang STAIL Hidayatullah Surabaya Kampusku dan saya sudah mempunyai semua jawaban dari pertanyaan yang ku simpan atas teman-teman yang kuanggap aneh dulu, yakni jawaban diantaranya :

  • Mereka bukan mau tertutup dan tidak mau membaur tapi mereka mencoba menjaga hijab antara laki-laki dan perempuan
  • Mereka bukannya tidak modis tapi mereka tidak mau meniru budaya barat dan yahudi karena meniru budaya mereka berarti kita adalah temasuk bagian dari mereka, contoh : memakai celana Jeans.
  • Untuk masalah menunda waktu sholat, Seseorang berdosa jika menunda shalat apalagi sampai melewatkan waktu sholat

Sekarang saya sudah semester 4, saya merasa mengalami perubahan yang sangat signifikan, walaupun tidak sepenuhnya. Saya sudah berpenampilan sebagaimana muslimah sebenanrnya, disamping karena lingkungan STAIL yang islami juga karena hati saya yang sedikit-sedikti mulai terbuka, teman kuliah pun begitu bersahabat dan baik hati. Saya juga berusaha menjaga hijab, mencoba santun, belajar lemah lembut dan yang paling penting banyak ilmu agama yang baru saya ketahui dan yang terpenting saya juga berusaha sholat On time. Semoga akan semakin menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya, Amin.

“STAIL Hidayatullah Surabaya Kampusku memang kecil tapi membuat perubahan besar untukku menjadi lebih baik”

 

7 thoughts on ““STAIL Hidayatullah Surabaya kampusku”

  1. pengalaman yg mengesankan….
    lau boleh saran judul artikelnya di ganti “STAIL Hidayatullah Surabaya kampusku”
    aja. biar terdaftar dalam kontes blog nya BEM.

  2. jurusan tarbiyah: Program studi.a yg saya tw kaya.a “manajemen pendidikan islam”, apa sih perbedaannya antara kependidikan islam ma manajemen pendidkan islam…?

  3. Maulana : thank you, iya benar. MPI (Manajment pendidikan ISlam ), perbedaannya, jika Kependidikan Islam mungkin hanya mempelajari kaidah2 hukum islam serta seluruh aspeknya. tapi jika management kependidikan Islam, maka kita membahas management pendidikan dalam sudut pandang islam/dalam aspek islam🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s